Proses Pembentukan Adam AS
Setelah tanah tadi menjadi cairan, kemudian malaikat Jibril di perintah oleh Allah agar cairan itu didiamkan melalui tiga tahap:
- Pertama di diamkan selama 40 tahun sampai akhirnya menjadi tanah liat (Thin laazib). Inilah yang Allah sebutkan dalam QS. As-Shaffat:11.
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat”.
- Kedua di diamkan lagi selama 40 tahun sampai menjadi tanah kering yang berbentuk manusia (Shalshal). Ini yang Allah sebutkan dalam QS. Al-Hijr:28.
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”.
- Ketiga di diamkan kembali selama 40 tahun (Al-Insan:1. Menurut Ibnu Abbas: “Masa (al-hin) di sini adalah waktu 40 tahun”) dalam posisi telentang di jalanan tempat lalu-lalangnya para malaikat naik dan turun dari langit ke bumi.
Menurut Ibnu Abbas: Pada suatu ketika, Iblis melewati tanah berbentuk nabi Adam itu, tiba-tiba iblis menampar perut nabi Adam hingga membekas (nilah asal mula adanya pusar manusia, ialah bekas tamparan iblis). Sampai akhirnya jadilah wujud Nabi Adam dengan sempurna, tinggi 60 dzira’ (Satu dzira’ = 58 cm) dan lengkap dengan anggota tubuhnya namun belum di beri ruh.
Menurut Imam Ats-Tsa’labi: Selama dalam tahapan ketiga Allah menghujaninya dengan dua macam hujan: selama 40 tahun berupa hujan kesedihan dan satu tahun berupa hujan kesenangan ( Inilah sebabnya kesedihan manusia lebih banyak dari kesenangannya).
Menurut Abu Musa Al-Asy’ari: Ketika Allah menciptakan qubul (Ialah tempat buang air kecil (kemaluan) ) nabi Adam, Allah berfirman: “Sesungguhnya ini adalah amanat-Ku pada dirimu. Jangan sekali-kali engkau tempatkan ini kecuali pada haqnya”.
0 komentar:
Posting Komentar